FORMAT

Fashion Masa Depan

Fashion adalah hasil kerja kolektif. Ditopang sumber daya manusia dan alam. Sudah selayaknya industri fashion menopang balik keduanya.

— Sadikin Gani, Pendiri Satusatu Fashion Hub —

Isu keberlanjutan di Industri fashion semakin mendapat perhatian. Selain desakan dari luar—agenda SDGs, NGOs, dan terakhir yang mengemuka, Extinction Rebellion—juga tekanan dari para pelaku industri fashion sendiri. Lahirnya forum Global Fashion Agenda yang sejak 2009 menggulirkan isu keberlanjutan melalui pertemuan tahunan. Copenhagen Fashion Summit, lahirnya Fashion Revolution (2013) yang mengusung isu serupa, disusul dengan ditandatanganinya Circular Fashion System Commitment 2020 oleh merek-merek fashion global—high-street hingga high-end—adalah beberapa inisiatif yang lahir dari dalam lingkaran industri fashion.

Kecenderungan itu akan terus menguat dan menjadi pendorong utama lahirnya wajah baru industri fashion di masa depan. Selain isu keberlanjutan yang sudah bergulir sejak 10 tahun lalu, praktik keterlacakan dan transparansi (traceability and transparency), sirkularitas dan konsumsi kolaboratif (circularity and collaborative consumption) di industri fashion, diperkirakan akan menjadi arus utama model bisnis fashion di era 2030-an.

1999

Operating for over 20 years

+50,000

Hats sold

4.98/5

Customer rating

“Highest quality hats, using heritage techniques.”

~ John Doe

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed vehicula consequat sem, vel lobortis tellus vehicula nec. Aliquam erat volutpat. Donec tellus felis, euismod a fermentum eu, maximus quis risus. Sed sollicitudin velit at turpis mattis pharetra. Nunc rutrum purus quis semper ornare.

– Gladys Tamez