Fashion Design: A Guide to the Industry and the Creative Process

Pecinta fashion tentu tidak asing dengan Alexander McQueen, Iris Van Herpen, Viviene Westwood, dan Issey Miyake, untuk menyebutkan beberapa nama. Publik fashion global mengenal mereka sebagai desainer genius, dalam makna memiliki “kecerdasan, keterampilan, atau kemampuan artistik yang luar biasa hebat” (Oxford English Dictionary). McQueen misalnya, dikenal publik sebagai seorang desainer yang memiliki kemampuan memadukan sejarah, kostum, seni, dan fashion. Dress No. 13, koleksinya untuk Spring/Summer 1999, begitu melekat dalam ingatan banyak orang akan dirinya. Tetapi, kata Denis Antoine, profesor di Savannah College of Art and Design, sangat sedikit orang yang mendiskusikan proses kreatif dan ketekunan di balik layar sebuah karya seorang desainer. Alasan itulah yang mendorong dia menulis Fashion Design: A Guide to the Industry and the Creative Process.

Kisah di balik layar itu menjadi penting bagi Antoine, bukan untuk mengungkap cerita sentimentil dan romantisme seperti halnya tulisan-tulisan yang mengisahkan para pengrajin batik di Jawa, atau para penenun di pelosok Indonesia yang kian tergerus jaman, sehingga harus direvitalisasi. Bukan itu. Melainkan untuk mengungkap tantangan yang dihadapi desainer di semua leveldari haute couture dan high-end yang menawarkan ekslusivisme dan kemewahan, hingga kasta high-street yang dibuat “kodian”. Mereka, menurut Antoine, sama-sama dihadapkan pada tantangan: “memadukan bisnis dan seni (kreativitas-pen) menuju penciptaan produk yang relevan, layak secara komersial, dan menarik secara kreatif di setiap musim” (hal. 11, versi Kindle). [Tentang tantangan seperti yang dimaksud Antoine, silakan baca juga tulisan saya sebelumnya di situs ini, Mengenali Realitas Dunia Fashion]

Lalu, untuk siapa sebenarnya kisah di balik layar itu diungkap? Menurut Antoine, itu dibutuhkan, bukan hanya untuk mereka yang bercita-cita menjadi desainer fashion, juga orang-orang yang terlibat dalam pembuatan produk fashion—pakaian, aksesoris, sepatu, tas. Untuk memahami bagaimana produk fashion dihasilkan, menurutnya, menuntut kesadaran menyeluruh dari banyak sektor, yang terbagi dalam tiga kategori utama: konteks, konsep, dan presentasi.

Konteks yang dimaksud di sini adalah pengetahuan penting seputar fakta sejarah inti dan struktur bisnis dalam industri fashion, yang dituangkan di bab 1 dan 2. Di sini kita diajak menelusuri titik-titik penting dalam sejarah fashion dan bisnis, dinamika perubahan dalam industri fashion dewasa ini, serta pengembangan jenama fashion, riset konsumen dan tren.

Konsep menunjuk pada proses yang diperlukan untuk menghasilkan produk fashion. Dengan kata lain, tahap ini adalah tahap pekerjaan desainer dalam menyusun puzzle produk fashion. Mencermati, meneliti, mengkalkulasi, menyimpulkan dan merumuskan konsep produk hingga menurunkannya ke dalam produk fashion yang siap dijual. Bahasan konsep dituangkan dalam tiga bab (3,4,5). Beberapa metode, tools, dan teknik penelitian dalam proses kreatif diperkenalkan di sini.

Presentasi adalah tahap yang dilalui seorang desainer untuk menyampaikan/menawarkan nilai produk fashion-nya ke pasar. Ada banyak jenis pendekatan presentasi yang dapat diterapkan oleh seorang desainer, bergantung pada segmen dan target pelanggan karyanya. Bahasan presentasi dikemukakan di bab 6 dan 7, yang di dalamnya antara lain mengulas penyusunan portofolio dalam format cetak dan digital, serta presentasi lisan, hingga wawancara.

Akhirnya, jika sepakat dengan batasan Antoine bahwa seorang desainer fashion adalah “pemberi kilau sejarah, pemecah masalah strategis, eksekutif bisnis, pelukis, pematung, ahli teknologi, dan ahli komunikasi, yang digabung menjadi satu”, maka buku ini bisa menjadi pembuka wawasan awal untuk mewujudkan itu. 

Mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih.

Informasi Buku: Denis Antoine, 2020. “Fashion Design: A Guide to the Industry and the Creative Process”, United Kingdom, Laurence King Publishing. ISBN: 978-1-78627-576-9.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×